Blog Appat Repak

Rabu, 24 November 2010

TOR SISADA-SADA

Tor Sisada-sada (bukit Sisada-sada) adalah tor yang terletak dipinggiran huta Sigiring-giring dan Kampung Kelapa di Padang Sidempuan.  Untuk menuju ke Tor Sisada-sada dari Jalan Merdeka, dapat ditempuh melewati jalan (gang PMD) terus menyusuri jalan setapak melewati pemakaman umum, pematang sawah. Ada juga Parpocalan, tempat makan Wak Gareng  yang  menyediakan  pecal, tahu kuah, gorengan yang biasanya digunakan muda-mudi untuk makan-makan.

Tor ini sebelum tahun sembilan puluhan, biasanya dimanfaatkan masyarakat sekitarnya untuk berekreasi. Terutama muda-mudi, hampir setiap hari tor ini tidak pernah sepi sehingga banyak warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman untuk orang yang berekreasi.  Tempat inipun menjadi tempat rekreasi yang murah, mudah dijangkau dan memiliki pemandangan yang indah karena dikeliling oleh hamparan persawahan yang luas.

Kearah timur selatan tor sisada-sada, mengalir aek Rokkare sungai alam yang memiliki bebatuan, lekuk sungai yang indah dan lubuk-lubuk yang biasa dijadikan tempat mandi. Aek Rokkare sebenarnya tidak kalah pengunjungnya dengan Tor Sisada-sada. Terutama menjelang bulan Puasa Ramadhan Aek Rokkare selain Aek Sijorni dan Parsariran, banyak dijadikan masyarakat untuk melaksanakan tradisi Marpangir (tradisi mandi di Sungai menggunakan Pangir sebelum memasuki bulan Puasa Ramadhan).

Tor Sisada-sada mungkin banyak meninggalkan kenangan bagi masyarakat, namun hal itu saat ini hanya tinggal kenangan. Tor yang merupakan anugrah alam sudah rata dengan tanah akibat ulah manusia. Tor Sisada-sada kinipun tinggal nama karena Tor ini sudah diratakan, tanahnya digunakan untuk kebutuhan tanah urugan, atas nama pembangunan.

Sebait yang tersisa……

HOHOMMU

Adong nasolot di ate-ate, arti ni hohommu
Dihatiha rap hita mardalan, di gadu ni saba i

Rap ma hita manaek tu tor sisada-sada
Ditonga-tonga saba bolak di topi ni huta
Mardalan rap marsitoguan, tangan marsigoloman
Rap rim dihangoluan, satahi diparripean.

Juguk ma hita di toru sopo i
Sopo martangga dua,  martarup ri
Leng huida ma hohom mi
Naso hubo mangartihon i

Huboto ho siboru parholong
Sijeges hora, sidenggan pangalaho
Rap hita nian namaniop holong,
Aso denggan hita, marpangalaho

Madung matobang hita sannari
Umur manamba, obuk mabottari
Daganak ta pe madung magodangi
Anggo hohomi leng huida do tiop ari

Hohom diboru parholong
Hohom mi mada na patidahon
Ias ni horamu tu  pokat naung baen
Sahangaloan, saparripen hap marsiholongan

By Bayo Agian Bayo Enggan Bayo Agoan

Jumat, 19 November 2010

Rahasia Umumpun Menjadi Pengetahuan Umum

Pemberitaan  baik itu media televisi, surat khabar, majalah maupun media internet selama tahun 2010 ini didominasi berita - berita korupsi, bencana dan teroris. Tapi yang paling menonjol adalah berita korupsi mulai dari Century Gate, Kriminalisasi KPK, Mafia Hukum, Mafia Perpajakan dan Korupsi yang dilakukan oleh penyelenggara negara mulai dari Camat, Bupati/Walikota, Gubernur, Mantan Menteri/pejabat negara lainnya juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Cukup banyak berita korupsi yang membuat sebagian masyarakat jenuh dan bosan mendengar berita korupsi setiap hari diberbagai media.

Banyaknya pemberitaan tidak semerta-merta menjadikan pemberantasan korupsi menjadi prioritas utama agenda bangsa ini. Bahkan semakin hari kasus korupsi semakin tidak terkendali dan menjadi rahasia umum bahwa disetiap lapisan kehidupan bangsa ini tidak terlepas dari korupsi.

Pemberitaan terakhir yang menyangkut permasalahan mudahnya para tahanan keluar masuk yang melibatkan Gayus Tambunan yang tersangkut perkara perpajakan lagi-lagi membuat semua masyarakat tersentak atas pengakuan Gayus. Semua media memberitakan pengakuan Gayus yang menjadikan kebobrokan penegakan hukum di negara ini menjadi pengetahuan umum.

Di era informasi yang serba terbuka dan mudah diakses seperti sekarang ini, sulit menutupi informasi dan saat ini korupsipun seolah-olah menjadi pengetahuan umum bagi masyarakat.  Masihkah ada harapan untuk memperbaiki keadaan ini ??? atau mungkinkah korupsi hanya dijadikan pengetahuan umum tanpa upaya-upaya yang kongkrit untuk membrantasnya ???

Tindakan apa yang bisa dilakukan untuk membrantas penyakit korupsi yang sangat akut dan kronis dinegara ini??? Biarlah ini hanya sebatas pertanyaan yang entah siapa, kapan dan bagaimana menjawabnya.